INFOTANGERANG.CO.ID – Kawasan Ciledug Indah, Kota Tangerang, kembali mengalami kelumpuhan total akibat luapan Kali Angke pada Jumat (23/1/2026) sore. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak dini hari mengakibatkan akses transportasi utama terputus dan menciptakan kemacetan panjang di tengah jam pulang kerja.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas di sekitar Ciledug Indah tidak bergerak. Genangan air yang tinggi memaksa ratusan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk berhenti atau memutar balik. Banyak pengendara terjebak dalam kemacetan parah karena volume air yang meningkat drastis secara cepat.
Kondisi serupa terjadi di sejumlah jalur alternatif atau “jalan tikus” di sekitar lokasi. Banyak pengendara motor yang mencoba menghindari kemacetan di jalan utama justru terjebak genangan air yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa.
Alih-alih menjadi solusi, jalur-jalur sempit tersebut justru menjadi titik penumpukan kendaraan yang mengalami gangguan mesin. Pemandangan puluhan pengendara yang terpaksa mendorong motor akibat mogok setelah nekat menerobos banjir menjadi potret miris di kawasan tersebut.
Seorang pengendara motor, Hendra, menceritakan pengalamannya saat mencoba mencari jalan keluar. “Niatnya mau menghindari macet lewat jalur alternatif, ternyata di dalam airnya malah lebih dalam. Akhirnya motor mati dan harus didorong,” keluhnya.
Pihak terkait dan pemantau lapangan mengimbau dengan sangat agar masyarakat yang berencana melintasi kawasan Ciledug dan sekitarnya untuk menghindari melintasi area Ciledug Indah hingga debit air menyusut. Gunakan rute yang jauh dari radius aliran Kali Angke. Jangan memaksakan diri menerobos genangan air di jalur alternatif, karena risiko kerusakan mesin sangat tinggi.
Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, warga diharapkan tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan dan selalu memantau informasi terkini mengenai titik-titik banjir di wilayah Tangerang.
(Feb/Rdk)


