Meski situasi masih terkendali, BPBD memberikan peringatan mengenai potensi kenaikan debit air susulan. Berdasarkan pantauan, terdapat pergerakan air dari wilayah hulu, khususnya kawasan Batu Belah, yang diperkirakan akan mencapai wilayah hilir Kota Tangerang pada malam hari.

Guna mengantisipasi dampak tersebut, BPBD telah mengambil langkah-langkah berikut:

  • Pengerahan Relawan: Petugas disiagakan di titik-titik rawan banjir.
  • Pemantauan Intensif: Pengawasan ketat terhadap curah hujan dan tinggi muka air.
  • Persiapan Evakuasi: Tim lapangan siap membantu warga jika diperlukan tindakan darurat.

Mahdiar meminta warga, terutama yang tinggal di bantaran sungai, untuk tidak menanggapi bunyi sirine dengan kepanikan yang berlebihan. Sirine tersebut merupakan instrumen peringatan dini (early warning) agar masyarakat lebih waspada, bukan menandakan kondisi darurat ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah atau petugas di lapangan. Hindari menyebarkan berita yang belum terverifikasi,” tambahnya.

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *