KOTA TANGERANG – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tangerang, Jamaludin, diduga melakukan penyimpangan dalam pengadaan peralatan laboratorium komputer yang tidak sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Akibatnya, Jamaludin mesti berurusan dengan penyidik Polda Metro Jaya.

Dari informasi yang dihimpun, tidak hanya Jamaludin yang turut diperiksa. Penyidik saat itu juga memeriksa beberapa orang lainnya, yaitu Rudi Dasawarsa (PPTK), Yusrizal Yusman (PPHP), Erni Ernawati (Bendahara), Anwar Hadiyanto (Direktur PT My Icon Technology), Wisnu Andhika Direktur Astra Graphia Xprins Indonesia, Mulyono Sobar Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Tangerang, dan Wiwi Purnama Dewi Kepala SMPN 17 Kota Tangerang.

Pengadaan peralatan laboratorium komputer pada paket 1 dan 2 itu merupakan pagu anggaran di tahun 2018-2019 sebesar Rp 7 miliar, tepatnya Rp 7.392.673.187.

Jamaludin diperiksa oleh Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada tahun 2019 lalu sebagai saksi. Saat itu Jamaludin menjabat sebagai PPK di Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Pada saat dikonfirmasi infotangerang.co.id, Jamaludin mengatakan bahwa kasus tersebut sudah selesai.

“Sudah diperiksa dan sudah di SP3 karena memang sesuai aturan. Udah lama itu mah kasusnya dibongkar lagi, tolong bantuin saya,” kata Jamaludin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/6/2021).

“Udah beres, udah selesai. Kegiatan itu 2018 dan di tahun 2019 sudah selesai semua,” tambahnya.

Pada saat selesai diwawancara, Jamaludin sempat menawarkan beberapa kerjasama kepada infotangerang.co.id.

“Intinya mah udah selesai, maksud saya kalo udah selesai gak usah diiniinlah, saya minta tolong. Ya intinya jangan sampai ada pengaruh dari luar. Nanti ajukan advertorial aja,” tuturnya.

Laporan teregister dengan nomor laporan polisi: LI/246/IV/RES.3.3./2019/Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Tanggal 19 Juli 2019. Laporan tersebut adalah tentang dugaan pelanggaran karena pengadaan barang tidak sesuai spesifikasi peraturan perusahaan/penyedia barang. Hingga saat ini di tahun 2021, perkara itu tak kunjung diekspose. (Fan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *