Sementara itu, Yogi Suprayogi selaku Petugas Pengendali organisme Penggangu Tumbuhan ( POPT ) UPTD BPTPHP Banten, Dinas Pertanian Provinsi Banten, mengatakan sosok wartawan seperti kang Dedi ini menurut nya tidak hanya mendukung program swasembada pangan Dedi juga dapat dikatagorikan Petani milenial yang berusia 19–39 tahun dan adaptif terhadap teknologi digital dan inovasi pertanian, saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan sang wartawan ini, semoga kedepanya makin banyak minat remaja yang ingin menjadi petani milenial.

“Petani Milenial merupakan program pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mencetak para petani petani muda yang kreatif, inovatif dan memahami berbagai teknologi untuk memajukan sektor pertanian di Indonesia,” tuturnya.

“Program ini bertujuan untuk membangun ekosistem pertanian yang mandiri, maju, dan berkelanjutan dan meningkatkan keterampilan teknologi pertanian hingga menciptakan lapangan kerja, memberikan penghasilan menarik bagi seseorang yang menggelutinya,” tambah Yogi Petugas POPT Banten.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Ard/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *