Lebih jauh ia mengatakan, selama covid 19 ini pihaknya akan terus berikhtiar untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Lanjutnya, ikhtiar ini memerlukan dorongan bersama baik dari Forum CSR Banten maupun PWI Banten untuk mengetuk hati perusahaan-perusahaan yang ada di Banten yang jumlahnya ribuan. “Forum CSR Banten tidak hanya menunggu perusahan-perusahaan yang mau menyumbang tapi mengetuk mendatangi berbagai cara agar membantu masyarakat. Ayo sama-sama tumbuhkan rasa kepedulian berbagi bersama terhadap masyarakat yang terdampak,” ajak Abdul.

Sekretaris Tim Percepatan Penanggulangan Dampak Covid 19 pada Forum CSR Banten Dedi Arisandi menambahkan, selain PWI Banten, pihaknya juga menyalurkan bantuan beras ini kepada lembaga-lembaga yang sudah terdata sesuai surat permohonan yang diajukan. Ia juga meminta kepada lembaga-lembaga yang menyalurkan untuk segera mengirimkan data-data penerima bantuan beras ini.

“Saya harapkan setelah kami menyerahkan bantuan ini, lembaga segera menyalurkan ke masyrakat terdampak covid 19, tidak ditumpuk di lembaga itu. Kita butuh foto-foto mereka, nama-namanya, karena ini terkait laporan untuk ke BJB,” jelasnya.

Selain beras, Forum CSR Banten juga akan mengupayakan bantuan berupa sembako. “Nanti kami akan berkordinasi dengan Gubernur, apa saja yang dibutuhkan. Tapi hasil rapat kemarin kita sudah akan ada bantuan sembako meskipun tidak sebesar bantuan ini (beras-red). Sebentar lagi kami akan me-launching bantuan sembako. Bantuan sembako ini masih dari BJB tetapi kalau yang lainnya seperti APD dan disinfektan itu dari berbagai perusahaan,” imbuh Dedi.

Sementara itu, Ketua PWI Banten Rian Nopandra mengatakan, bantuan beras 5 ton ini akan dibagi ke 8 PWI Kabupaten/Kota se-Banten untuk didistribusikan ke masyarakat yang terdampak covid 19 di daerahnya. “Kami salurkan ke 8 PWI Kabupaten/Kota ini agar setiap daerah merasakannya. Bantuan ini tetap akan ada wartawan yang menerima. Pasalnya, di tengah pandemi covid 19 banyak wartawan yang terdampak baik di rumahkan maupun pemotongan gaji bahkan ada yang di PHK,” ungkapnya.

Selain wartawan yang terdampak, pria yang akrab dipanggil Opan ini mengatakan, tukang becak dan masyarakat di sekitar Sekretariat Provinsi Banten juga akan menerima bantuan beras ini. (Rls/Red)

Advertisement

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *