Di sisi lain, bagi keluarga yang mencari kegiatan rekreatif dan edukatif, “Ramadan Al-A’zhom Festival” telah hadir sejak 18 Februari hingga 18 Maret 2026. Festival ini tidak hanya sekadar bazar UMKM, tetapi juga menjadi pusat syiar Islam.

“Kami ingin Masjid Al-A’zhom menjadi pusat peradaban dan ekonomi umat. Selain melibatkan puluhan UMKM lokal, kami juga menggelar berbagai perlombaan seni Islami untuk generasi muda,” tutur Malkan, Ketua Pelaksana festival tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, optimistis bahwa rangkaian acara ini akan menciptakan multiplier effect. Ribuan pengunjung dari dalam dan luar kota diperkirakan akan memadati lokasi acara, yang pada gilirannya akan menghidupkan sektor transportasi, kuliner, dan jasa lainnya di Kota Tangerang.

(AD/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *