KABUPATEN TANGERANG – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) mendesak Kapolresta Tangerang Kombes Zain Dwi Nugroho untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan penghinaan terhadap profesi wartawan dan LSM yang dilontarkan Kades Wanakerta Tumpang Sugian melalui voice note (pesan suara) yang tersebar di WhatsApp grup hingga menjadi viral.

Noven Saputera Wakil Ketua Presidium bersama Harry Wibowo Dewan Pakar FPII mengatakan, FPII mengunjungi Polresta Tangerang untuk memastikan laporan dugaan kasus pelecehan terhadap wartawan dan LSM yang dilakukan Kades Wanakerta ditindaklanjuti secara profesional.

“Kami FPII temui Kapolres Kombes Pol Zain Dwi Nugroho diruang kerjanya. Beliau mengatakan Kepolisian Resort Kota Tangerang akan segera menyelidiki dugaan kasus pelecehan wartawan dan LSM secara profesional dengan melakukan gelar perkara peningkatan status dari penyelidikan ke arah sidik. Kita sudah jelaskan, kita arahkan ke Kasat untuk segera buatkan surat perintah penyelidikan, kemudian juga dipanggil saksi-saksinya untuk dimintain keterangan,” kata Noven kepada wartawan, Selasa (8/3/2022).

Noven menegaskan meski Kades Wanakerta sudah meminta maaf, proses hukum harus tetap berjalan.

“Kami selaku penggiat kontrol sosial akan terus mengawal proses hukum terhadap oknum Kades Wanakerta LTS yang sudah dilaporkan oleh rekan-rekan Wartawan dan LSM. Apa pun bentuk permintaan maaf yang sudah disampaikan oknum kades Wanakerta atas ucapannya tetapi proses hukum tetap harus ditegakkan. Hal ini untuk membuat efek jera agar jangan ada lagi yang menghina dan melecehkan profesi Wartawan maupun LSM yang sudah menjalankan fungsinya selaku kontrol sosial,” tegas Noven.

Dewan Pakar FPII, Harry Wibowo, menjelaskan FPII merupakan wadah atau organisasi insan pers. Tentunya yang menjadi wadah harus memberikan suatu pembelaan. Menurutnya, pernyataan Kades Wanakerta sudah menghina profesi wartawan dan LSM.

“Ini sudah suatu penghinaan. Seorang lurah yang tidak memiliki etika. Tentunya kita akan meminta pihak kepolisian untuk melakukan sikap tegas untuk menindaklanjuti apa yang dilaporkan oleh rekan-rekan pers dan LSM ini,” pungkasnya.

(Fan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *