Untuk saat ini wisata Kampung Mancing tidak dikenakan biaya masuk sepeser pun, karena memang ditujukan untuk refreshing masyarakat umum dan juga belajar.

“Sampai dengan hari ini kita masih free, tidak ada pungutan biaya dan memang itu ya ini aja buat temen-temen refresh lah, main, ya belum ada dipungut biaya lah seperti itu,” ungkapnya.

Harapan Riswan dengan didirikannya tempat wisata tersebut yaitu untuk membuat lingkungan yang bersih, nyaman, menginspirasi kampung lainnya, dan juga dapat konsisten dalam mengelolanya.

“Harapannya itu agar terus berkembang, kemudian konsisten, gak cuma sekedar ceremony belaka. Jadi masyarakat tergerak untuk membangun lingkungannya, kemudian bisa menginspirasi kampung-kampung yang lain, kalau di salah satu kampung aja bisa, kenapa di kampung lainnya gak bisa,” pungkasnya.

(Fat/Fan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *