​Wakil Ketua Komisi V DPRD Banten sekaligus Ketua DPD ABPEDNAS Banten, H. Muksinin, S.E., turut menekankan pentingnya kebersamaan dan kedisiplinan dalam menjalankan program ini.

​”Kehadiran rekan-rekan media bersama Kejaksaan dan ABPEDNAS bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membimbing, mendampingi, serta mengedukasi para kepala desa. Niat kita murni untuk ibadah dan pengabdian membangun desa,” ujar Muksinin.

​Muksinin menambahkan bahwa Banten menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam membina ekosistem media siber lokal yang terintegrasi langsung dengan pembangunan desa.

​”Pokja Jaga Desa dirancang tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga membawa terobosan nyata. Mulai dari pelatihan jurnalistik Desa Menulis, pengembangan situs web desa, hingga keterlibatan aktif dalam pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan,” imbuhnya.

Siap Membumikan Program Kerja

​Ketiga pimpinan dan pemangku kepentingan sependapat bahwa pengurus kabupaten/kota harus bergerak cepat. Menanggapi hal tersebut, Ketua Pokja Newsroom Jaga Desa Provinsi Banten, Lesman Bangun, menginstruksikan jajaran pengurus yang baru dilantik untuk segera membumikan program kerja utama di wilayah masing-masing.

​”Dengan terbentuknya struktur kepengurusan di tingkat kabupaten/kota se-Banten, Pokja Newsroom Jaga Desa optimistis dapat mewujudkan iklim informasi desa yang kondusif, terintegrasi secara nasional, serta mampu mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat desa,” tutup Lesman Bangun.

​Turut hadir dalam acara tersebut mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Kasi Intel II Kejati Banten, David Nababan, S.H.

​(Ard/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *