Close Ads
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Menempati Tanah Bupati, Kakek Ini Diusir Dari Gubuk Tempat Tinggalnya

Banten  

foto kakek Fe'i saat memungut puing-puing gubuknya setelah di robohkan oleh petugas satpol pp atas perintah Bupati Pandeglang
Advertisement

“Tiba-tiba ada Pak Camat sama Satpol PP dateng kerumah untuk ngusir saya dan disuruh bongkar rumah ini,” ujar Fe’i saat dihubungi Infotangerang.co.id, Senin (01/6/2020).

“Suami Ibu Irna pernah bilang kepada bapak (orang tua Jaka), siapapun yang menyuruh pindah jangan mau terkecuali saya yang merintah,” ujar Jaka menambahkan.

Baca juga:  KORMI Kota Tangerang Gelar Rakerkot 2022, Sachrudin: Masyarakat Harus Tau dengan Adanya Kormi

Pihak kecamatan bilangnya disuruh sama Ibu Irna untuk mengusir dan membongkar rumah. Tapi saya sih sesuai yg diamanati oleh suami ibu Irna kalo ada yg suruh pindah jangan mau, kecuali Pak Achmad Dimyati yang memerintahkan.

Baca juga:  305 Narapidana di Tangerang Dibebaskan Karena Corona

“Saya sama bapak Ingin tahu kepastiannya aja, kalau memang yang perintah ibu Irna atau suaminya ya saya terima. saya pengen langsung suami beliau atau Bupati yang bicara langsung kepada saya,” tutur Jaka. (Fan/Red)

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

“Tiba-tiba ada Pak Camat sama Satpol PP dateng kerumah untuk ngusir saya dan disuruh bongkar rumah ini,” ujar Fe’i saat dihubungi Infotangerang.co.id, Senin (01/6/2020).

“Suami Ibu Irna pernah bilang kepada bapak (orang tua Jaka), siapapun yang menyuruh pindah jangan mau terkecuali saya yang merintah,” ujar Jaka menambahkan.

Baca juga:  Habib Umar Alhamid dan Warga Banten Tanggapi Pernyataan KSAD Dudung Abdurachman

Pihak kecamatan bilangnya disuruh sama Ibu Irna untuk mengusir dan membongkar rumah. Tapi saya sih sesuai yg diamanati oleh suami ibu Irna kalo ada yg suruh pindah jangan mau, kecuali Pak Achmad Dimyati yang memerintahkan.

Baca juga:  305 Narapidana di Tangerang Dibebaskan Karena Corona

“Saya sama bapak Ingin tahu kepastiannya aja, kalau memang yang perintah ibu Irna atau suaminya ya saya terima. saya pengen langsung suami beliau atau Bupati yang bicara langsung kepada saya,” tutur Jaka. (Fan/Red)

Iklan Ads

Advertisement