Sementara itu, Sueb warga Sodong berharap agar MD bisa difasilitasi pendidikannya oleh MAN 1 Tigaraksa, karena seharusnya MD diprioritaskan dengan kondisinya saat ini.
“Harusnya MD diprioritaskan dengan kondisi dia saat ini,” ucap Sueb.
Sementara itu, panitia PPDB MAN 1 Tigaraksa, Dadan mengatakan bahwa dirinya hanya pelaksana di PPDB MAN 1 Tigaraksa. Soal MD anak yatim itu bukan tidak diterima melainkan tidak lolos saat mengikuti tes akademik dan non akademik.
“Dia bukan tidak diterima tapi tidak lolos tes,” singkatnya.
(Red)


