Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iklan


Opini : Kurangnya Kesadaran Para Pedagang Asongan ditengah Pandemi Covid-19

Opini  

Advertisement

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah berbondong-bondong menerapkan peraturan terkait dengan corona virus deases 19 ini, virus yang sangat progresif makin hari makin meningkat penyebarannya pun tidak pandang bulu, penyebaran yg makin masif ini pun sangat mengkhawatirkan Masyrakat, pemerintah dengan berbagai macam kebijakan menerapkan sistem social distancing untuk memutuskan mata rantai covid-19 ini, dan belum lama ini kita pun mendengar adanya kebijakan PSBB pembatasan sosial berskala besar yang sekarang mulai di terapkan di tiap wilayah, begitu juga dengan Kota Tangerang itu sendiri.

Baca juga:  Puasa di Tengah Covid-19 Tidak Menyurutkan Semangat Velicia Untuk Berolahraga

Ada yg berbeda ketika kita melihat para pedagang kaki lima yang mencari nafkah di jalan yang seharusnya juga mematuhi aturan yang ditetapkan, akan tetapi berbeda dengan realitas gambar di atas, belum terbangunnya kesadaran akan covid 19 ini, padahal covid-19 ini di masyarakat menjadi suatu penyakit yang menakutkan karena dalam penyebaran nya bisa saja terjadi di segala lingkungan, dalam hal ini para pedagang kaki lima harapannya pemerintah bukan hanya menerapkan peraturan akan tetapi sosialisasi secara masif harus dilakukan terutama bagi para pedagang kaki lima,agar kesehatan nya pun tetap terjaga minimal menggunakan masker pada saat bekerja meminimalisir pencegahan virus covid-19 ini, sehingga pemerintah dan masyarakat bisa bersinergi dalam memberantas covid-19.

Iklan Ads

Baca juga:  Tangerang Utara” Siap Jadi Kabupaten Baru? Peluang, Tantangan & Fakta Ekonomi
Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement