“Bingung kita, imbauan sudah kami lakukan, sudah pasang pengunguman bahwa wisata ditutup. Loket di pintu masuk juga kami kosongkan, enggak narik retribusi kami,” ujar Mumu.

Pihaknya kata Mumu, hanya bisa memantau wisatawan yang sedang bermain di pantai untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Ada ratusan lah. Kami sudah laporkan dan ini lagi menunggu dari pihak kepolisian. Kami harap, masyarakat bisa mematuhi karena untuk kebaikan bersama,” tutur Mumu.(Map/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *