KOTA TANGERANG – Warga Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda kembali berunjuk rasa. Ini adalah yang kedua kalinya warga berhasil menjebol pertahanan dari petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang. Namun naas, 3 bocah yang mengikuti unjuk rasa itu mengalami dehidrasi dan pingsan.
Vidya Nursekha, salah satu korban gusuran menyayangkan sikap Pemerintah Kota Tangerang yang hingga saat ini tidak menemui pendemo untuk beraudiensi.
“Kita disini sudah dua hari, tapi pak wali kota tidak menemui juga. Tadi ada tiga anak kecil yang pingsan. Apakah pak wali tidak kasihan melihat nasib anak-anak,” kata Vidya kepada infotangerang.co.id.
Vidya juga berharap pemerintah mendengar aspirasi mereka. “Kita cuma minta pak wali mendengar aspirasi kami. Wali kota ngumpet kemana?. Kita berencana demo ini berlangsung sampai hari Jumat,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, wali kota ataupun perwakilan dari Pemkot Tangerang belum ada yang menemui para pendemo tersebut. Menurut pendemo, aksi protes akan terus berjalan hingga aspirasi mereka didengar pemerintah.
Untuk diketahui, sebelumnya puluhan emak-emak warga Kecamatan Benda menggeruduk pusat pemerintahan Kota Tangerang Senin (14/12/2020). Aksi itu dilatarbelakangi karena mereka mengaku belum menerima ganti rugi atas tanah yang telah digusur untuk pembangunan jalan Tol JORR II. (Fan/Red)


