Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, angka prevalensi stunting pada balita berdasar pada hasil survei status gizi Indonesia tahun 2021 berada pada angka 15,3 persen.

“Atau lebih baik dari standar Provinsi Banten yang sebesar 24,5 persen dan nasional sebesar 24,4 persen,” kata Dini Anggraeni.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi dalam sambutannya menyampaikan, pada tahun 2021 dari sebanyak 360 kabupaten-kota di 34 provinsi, sebanyak 345 kabupaten-kota telah melaksanakan 8 aksi konvergensi penurunan stunting terintegrasi.

“Dengan persentase yang telah melaksanakan 8 aksi konvergensi penurunan stunting sebesar 94 persen,” pungkasnya.

(Rud/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *