Pokmas dan Lurah Penancangan Tak Merasa Tanda Tangan, Siapa Oknum Penerbit SPK ‘Bodong’?

Penulis -

Minggu, 7 Maret 2021 - 21:02 WIB

Foto: Pembahasan dugaan SPK palsu.

Foto: Pembahasan dugaan SPK palsu.

KOTA SERANG – Permasalahan salah seorang kontraktor asal Tangerang yang merasa dirugikan ratusan juta rupiah terus bergulir. Korban inisial LN mengatakan, proyek yang ia kerjakan tidak dibayar sepeserpun oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Lebih lanjut LN menjelaskan bahwa Surat Perjanjian Kontrak (SPK) Kerja yang ia terima diduga bodong alias palsu. Diketahui, SPK tersebut untuk proyek program penyediaan sarana dan prasarana Insfratruktur Kelurahan (DAU-T) di Kelurahan Penancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Baca Juga :  Hendak Ambil Bansos, Oknum Lurah Usir Warganya di Kecamatan Pinang Kota Tangerang

Kemudian, dalam SPK tersebut ditandatangani oleh H Syarif selaku Kepala Kelurahan Penancangan, Hendri Suharna sebagai Ketua Pokmas.

Akan tetapi, Kepala kelurahan dan Ketua Pokmas Penancangan tidak merasa menandatangani SPK tersebut. Menurut keduanya ia merasa dirugikan karena ada oknum yang memalsukan tanda tangan dan mengatasnamakan dalam SPK.

Hendri Suharna sebagai Ketua Pokmas mengaku bahwa bertemu Ahmad Yani hanya sekali di kantor Kelurahan Penancangan.

“Saya tidak merasa menandatangani SPK tersebut. Sekali saya bertemu, karena memang pak Ahmad Yani meminta pekerjaan. Sungguh terlalu, coba tolong diselidiki orangnya (Oknum),” tuturnya, Sabtu (6/3/2021).

Baca Juga :  Rencana Pembangunan di Tahun 2021, Pemkot Tangerang Fokus Terhadap 3 Prioritas

Hal senada juga disampaikan Kepala Kelurahan Penancangan. Dirinya juga tidak merasa menandatangani dan tidak mengetahui SPK tersebut.

“Benar adanya pengerjaan DAU-T tahun 2020, tapi untuk pengerjaan kontrak sama pihak ketiga saya tidak tahu. Pengerjaan itu langsung ke BKM atau Pokmas. Terkait tanda tangan dan SPK itu saya tidak merasa menandatangani,” jelas Syarif. (Fan/Red)

Share :

Baca Juga

Banten Terkini

Dibangun SMSI, Mensos Risma Resmikan Jalan di Kota Serang

Banten Terkini

Diduga Orderan Fiktif, Polisi di Banten Bantu Ganti Kerugian Ojek Online

Banten Terkini

Gagal ke Jakarta, Mahasiswa Memblokade Tugu Adipura

Banten Terkini

Pandemi Belum Usai, Kabidhumas Polda Banten: Kebijakan PSBB Akan Diberlakukan

Banten Terkini

Gubernur Banten Dinilai Tidak Serius Bangun Masjid di Negeri Atas Awan

Banten Terkini

PWI dan SMSI Banten Berpesan Pers Harus Netral di Pilkada 2020

Banten Terkini

Kabid Humas Polda Banten Sambut Baik Kehadiran JBB

Banten Terkini

Ketua SMSI Banten Apresiasi KPU, Pilkada 2020 Terapkan Prokes Covid-19