Menurut Zaenal Fikri, dalam setiap pertandingan menang dan kalah itu hal biasa, dan yang harus diutamakan adalah jiwa sportivitas dan kekompakan antara WBP.
“Saya berpesan khususnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, dan menjaga agar selama Porseni berlangsung situasi dan kondisi rutan tetap kondusif,” jelasnya.
Sebagai simbol atau tanda dibukanya kegiatan Porseni WBP, selanjutnya dilakukan pemotongan pita dan tendangan pertama oleh Kepala Rutan Kelas 1 Tangerang Akhmad Zaenal Fikri.
(Rud/Fan)
Tag:


