“Karena kita semangatnya adalah semangat persatuan untuk menyatukan kekuatan, persatuan kita bukan sekedar lip service,” tegasnya.

“Saya berharap aktivis 98 yang sedang melakukan konsolidasi itu adalah untuk membangun pesan kebangsaan, bukan pesan yang menjadi ruang yang berpotensi “proxy” sehingga persatuan itu hanya lip service,” lanjutnya.

Selain relawan yang menjadi ujung tombak, menurut Nando, partai koalisi juga memiliki peran dalam membangun persatuan.

“Berbicara mengenai persatuan partai koalisi mempunyai tanggung jawab terhadap itu, karena persatuan bukan hanya ada pada sosok Prabowo tetapi juga partai koalisinya,” pungkasnya.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Gln/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *