KOTA TANGERANG – Diduga seorang pembantu rumah tangga (PRT) menjadi korban penganiayaan saudaranya sendiri. PRT bernama Purwanti (38th) asal Tangerang itu pergi merantau ke rumah kakak iparnya di Medan, Sumatera Utara.

Fira, seorang pedagang buah di daerah Sunggal, Medan, mengatakan PRT itu melarikan diri dari rumah kakak iparnya pada Rabu (16/12) pukul 07.00 WIB, bertemu dengannya sekitar pukul 12.30 WIB.

“Dia (Purwanti) katanya jalan kaki dari jam tujuh pagi. Sedangkan saya ketemu dia sekitar jam setengah satu siang, dan baru ketemu saya dia berhenti jalan kaki,” kata Fira saat dihubungi infotangerang.co.id melalui sambungan telepon, Kamis (17/12/2020).

Ketika ditanya oleh Fira kemana tujuan pergi, Purwanti menceritakan ingin balik ke daerah Ciledug Kota Tangerang dengan menjual handphonenya buat ongkos. Dia mengaku jadi korban kekerasan kakak iparnya, sembari menunjukkan luka di telapak tangannya. Fira mengarahkan untuk melapor ke Polsek terdekat.

“Terus dia minta tolong dia mau pergi ke Tangerang dengan modal tiga ratus ribu, dan uang tiga ratus ribu itu hasil dari dia jual HP. Suka dipukul juga katanya sama kakak iparnya pakek kayu, pakek kursi. Aku kasian makanya aku foto biar ada yang nolong, ada yang bantu,” tutur Fira.

“Dia kemarin tidak meminta bantuan uang, tapi kubantu foto untuk dishare ke Facebook. Tapi semalam suaminya yang di daerah Kendal Jawa Tengah nelpon aku, katanya dia dibawa kakak iparnya ke Medan buat kerja dan aku tidak tahu keberadaan Purwanti sekarang, sudah pergi,” tambahnya. (Arf/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *