“Terima kasih kepada masyarakat, tokoh agama, dan para OPD yang sudah mendoakan. Semoga keberkahan melimpah bagi kita semua,” tambahnya.
Bukan sekadar perayaan, Maryono menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan isu-isu krusial di sisa masa jabatannya. Sepanjang tahun 2026, ia menyatakan akan memberikan perhatian khusus pada dua masalah utama kota:
- Penanganan Banjir: Penguatan infrastruktur di titik-titik rawan genangan.
- Pengelolaan Sampah: Optimalisasi sistem persampahan agar lebih efisien.
- Visi Metropolitan: Penyusunan konsep strategis untuk memantapkan posisi Tangerang sebagai kota metropolitan yang modern.
Kiprah Maryono Hasan di usia ke-51 ini diharapkan menjadi energi baru bagi percepatan pembangunan di Kota Tangerang agar semakin berdaya saing dan berpihak pada kepentingan rakyat.
(Rdk)


