Selain waktu pemberian vaksin, jamaah juga perlu memastikan sertifikat vaksinasi internasional atau International Certificate of Vaccination (ICV) yang dimiliki masih memenuhi ketentuan yang berlaku saat perjalanan.
“Persiapan kesehatan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan persiapan perjalanan lainnya. Jangan sampai urusan vaksin baru diperhatikan ketika jadwal keberangkatan sudah dekat,” ujar dr. Fadli.
Meningitis Bukan Hanya Satu Jenis Penyakit
Secara medis, meningitis dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme sehingga jenis vaksin yang digunakan juga dapat berbeda sesuai dengan penyakit yang hendak dicegah.
Vaksin meningokokus ditujukan untuk memberikan perlindungan terhadap Neisseria meningitidis. Sementara itu, vaksin pneumokokus digunakan untuk mencegah penyakit akibat Streptococcus pneumoniae. Ada pula vaksin Hib yang memberikan perlindungan terhadap Haemophilus influenzae tipe b.
Bagi calon jamaah Umrah dan Haji, konsultasi dengan tenaga kesehatan menjadi langkah penting untuk memastikan vaksinasi yang diperlukan serta kelengkapan dokumen kesehatan sebelum keberangkatan.
Dengan mempersiapkan vaksinasi lebih awal, jamaah tidak hanya dapat mengantisipasi persyaratan perjalanan, tetapi juga memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan kebutuhan kesehatan sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci.
(Mad/Rdk)


