“Coba anda bayangkan, ada 165 ribu kepala keluarga lebih di Kota Tangerang sedang menunggu bantuan dari Walikota Tangerang, baik bantuan sembako maupun dana tunai untuk mereka yang terkena dampak corona,” kata Pengamat Politik dan Pemerintahan Indonesia, Hasanudin BJ.

Pria yang akrab disapa BJ ini menambahkan, tapi bantuan tersebut belum sampai seluruhnya kepada masyarakat terkait keterbatasan dan kemampuan keuangan daerah yang masih minim.

“Ini berbanding terbalik jika dibandingkan walikota sedang berjuang membeli beras untuk kepentingan masyarakatnya, namun pimpinan DPRD Kota Tangerang sedang berjuang agar belanja dua mobil mewah seharga Rp1,4 miliar bisa terealisasi,” tegas BJ.

Sementara itu, setelah ramai di perbincangkan oleh para aktivis bahkan ramai di media, kata BJ, kini pimpinan dewan saling lempar tanggung jawab. Bahkan ketua dewan mengatakan bahwa mobil yang akan dibelanjakan bukan buat dirinya, melainkan buat wakilnya. Lalu siapa yang bertandatangan kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk membelanjakan mobil tersebut. (Fan/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *