JAKARTA – Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar, ungguli dua kandidat calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta lainnya berdasarkan hasil survei Indonesia Political Power (IPP).

Dari tiga nama kandidat yang ditawarkan kepada responden di DKI Jakarta yaitu Bahtiar, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, dan Kepala Sekretariat Presiden (KSP) Heru Budi Hartono. Nama Bahtiar memperoleh dukungan tertinggi dari masyarakat Jakarta.

“Berdasarkan temuan hasil survei kami (Indonesia Political Power), masyarakat menginginkan Bahtiar sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dengan hasil 37 persen untuk kriteria tidak terikat kepentingan politik dan sebagai teknokrat. Kemudian posisi kedua disusul oleh Sekda DKI Jakarta Marullah sebanyak 24 persen, lalu terakhir di posisi ketiga ada nama Kepala Sekretariat Presiden (KSP) Heru Budi Hartono 8 persen, dan sisanya tidak tahu atau tidak menjawab,” ujar Ikhwan Arif pendiri Indonesia Political Power (IPP) kepada wartawan, Jumat (7/10/2022).

Menurut survei tersebut, warga Jakarta memilih Bahtiar, karena dia sosok teknokrat yang tidak terikat oleh lingkaran politik Jokowi maupun Anies Baswedan.

“Ini dibuktikan dengan persentase keinginan warga Jakarta bahwa Pj Gubernur harus bebas dari keterikatan pada kepentingan politik di lingkaran Jokowi dan Anies Baswedan dengan skor sebesar 28 persen, dan menginginkan Pj Gubernur Jakarta yang netral dari pola masa lalu sebanyak 13 persen,” jelas Ikhwan Arif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *