Close Ads

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ads


Pendidikan Seks pada Anak, Tabu atau Perlu?

Infografis, Kesehatan  

Dokter Spesialis Anak RS Sari Asih Cipondoh, Kota Tangerang, dr Nunki Andria Sp.A. (RS Sari Aish Group/infotangerang.co.id)
Advertisement

KOTA TANGERANG – Sebagian orang tua masih merasa pendidikan seks pada anak usia dini masih terasa tabu. Mereka beranggapan masih belum perlu. Beberapa orang tua bahkan merasa biarlah anak-anak akan tau pada saatnya.

Sebenarnya pendidikan seks pada anak sangat perlu di usianya yang masih dini. Tentu saja, pendidikan yang diberikan disesuikan dengan usianya. Hal ini agar edukasi tersebut bermanfaat sehingga mereka bisa faham dan melindungi dirinya dari pelecehan seksual.

Baca juga:  Dapur Sehat Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang Terima Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasaboga

Dokter Spesialis Anak RS Sari Asih Cipondoh, Kota Tangerang, dr Nunki Andria Sp.A membenarkan jika pendidikan seks pada anak penting diberikan. Namun edukasi perlu dipilah dan disesuaikan dengan usia anak sehingga informasi tersebut layak disampaikan.

Menurut dr Nunki, kepada mereka pada awal pemberitahuan bisa disampaikan bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri yang tidak boleh disentuh oleh orang lain terutama di daerah pribadi mereka terlebih disentuh secara paksa.

Baca juga:  Pengunjung Keluhkan Tarif Parkir Taman Wisata Situ Cipondoh Rp 25 Ribu

“Terutama daerah-daerah tubuh yang bersifat pribadi seperti mulut, dada dan daerah sekitar kelamin serta daerah yang ditutup oleh celana,” tuturnya.

Dr Nunki menyebutkan bahwa hanya orang tua seperti ayah dan bunda yang boleh menyentuh mereka jika memandikan atau membersihkan mereka jikalau sedang buang air. Dan hal tersebut juga berlaku untuk orang lain.

Iklan Ads

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement