Masih dari Kabupaten Lebak, Ananta juga mendapat dukungan dari pengurus DPC PDIP setempat.
“Tentu kami dukung Pak Ananta. Apalagi selama ini di Pemilu belum pernah ada kader yang didukung untuk maju ke DPD RI dari Banten,” ujar Wakil Ketua DPC Lebak, Enuen Mahyudin.
Dukungan serupa disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pandeglang, Yadi Murodi saat Ananta melawat ke daerah itu.
“Pak Ananta pantas dan layak untuk didukung di DPD RI. Beliau guru ideologi, dan sangat berpengalaman. Maka kami siap mengamankan perintah partai ini,” ucap Yadi Murodi.
Masih di Kabupaten Pandeglang, Ananta juga menyambangi salah seorang ulama yaitu KH Khozinul Asror, Pengasuh Podok Pesantren Al-Khoziny di Kecamatan Jiput.
“Kita sangat mendukung Pak Ananta. Beliau sangat perhatian dan kontribusinya besar terhadap masyarakat, baik ketika di DPRD Banten maupun di DPR RI,” ujar Kyai Asror.
“Dan dengan Pak Ananta jadi DPD RI nanti. Semoga ideologi Pancasila lebih membumi lagi di Banten,” imbuhnya.
Begitu halnya DPC PDIP Kabupaten Serang, Wakil Sekretaris DPC, Yuswardi menyampaikan, “Pastinya kami sangat mendukung Pak Ananta untuk di DPD RI pada Pemilu 2022 nanti. Apalagi saya secara peribadi sangat mengenal dan mengidolakan Pak Ananta ini,” kata dia.
Dukunganpun terus mengalir saat Ananta mengunjungi DPC PDI Perjuangan Kota Serang dan Cilegon.
Ketua DPC PDIP Kota Serang, Bambang Janoko menyampaikan, bahwa Ananta Wahana adalah salah satu tokoh PDIP Banten.
“Apalagi kami dengar Pak Ananta akan maju di DPD RI pada Pemilu 2024 nanti. Tentu ini akan kami dukung sepenuhnya,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Cilegon, Agus Suparman menyampaikan, bahwa kedatangan Ananta ke DPC adalah satu kehormatan, lantaran Ananta dianggap salah satu tokoh PDIP Banten.
“Soal Pak Ananta ke DPD RI ini kami dengar, dan kami juga dukung. Nanti kami bahas di pleno pengurus untuk langkah-langkah lanjutannya,” tuturnya.
Ananta juga bersilaturahmi dengan ulama Banten yaitu KH Matin Syarkowi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Fathoniyah Serang.
Ananta Wahana dengan Kyai Matin berdiskusi soal pendidikan kebangsaan.
Kyai Matin menyampaikan keprihatinannya atas kondisi kebangsaan saat ini. Dan Kyai Matin berharap ada elit politik yang peduli terhadap pendidikan kebangsaan.
“Saya harap ada yang peduli dari elit politik terkait pendidikan kebangsaan ini,” kata Kyai Matin Syarkowi.
Atas mengalirnya dukungan tersebut, Ananta merasa bersyukur dan menyampaikan terima kasih.
“Saya kira ini semua bukanlah satu kebetulan. Tapi ini suatu kehormatan bagi saya,” ucap Ananta.
(Rdk)


