Seorang pengendara motor, Hendra, menceritakan pengalamannya saat mencoba mencari jalan keluar. “Niatnya mau menghindari macet lewat jalur alternatif, ternyata di dalam airnya malah lebih dalam. Akhirnya motor mati dan harus didorong,” keluhnya.
Pihak terkait dan pemantau lapangan mengimbau dengan sangat agar masyarakat yang berencana melintasi kawasan Ciledug dan sekitarnya untuk menghindari melintasi area Ciledug Indah hingga debit air menyusut. Gunakan rute yang jauh dari radius aliran Kali Angke. Jangan memaksakan diri menerobos genangan air di jalur alternatif, karena risiko kerusakan mesin sangat tinggi.
Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, warga diharapkan tetap waspada terhadap potensi kenaikan air susulan dan selalu memantau informasi terkini mengenai titik-titik banjir di wilayah Tangerang.
(Feb/Rdk)


