“Kami terus mempercepat pekerjaan dengan menambah tenaga kerja, peralatan, dan material. Pengerjaan dilakukan secara paralel agar seluruh bangunan, termasuk akses jalan, selesai tepat waktu,” jelasnya.
Secara terpisah, Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan Provinsi Banten, Farhah Syibli, menyampaikan proses verifikasi calon siswa masih berlangsung. Tim melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah, dengan memprioritaskan anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Sekolah ini akan membuka tiga rombongan belajar untuk masing-masing jenjang SD, SMP, dan SMA dengan daya tampung 30 siswa per kelas. Hingga saat ini, kuota untuk jenjang SMA sudah terpenuhi, sedangkan pendaftaran dan verifikasi untuk SD dan SMP masih dibuka karena masih tersedia tempat.
Dengan kemajuan konstruksi yang terus meningkat dan seleksi peserta yang berjalan lancar, Sekolah Rakyat Pandeglang diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan yang membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banten.
(AD/Rdk)


