“Setelah itu, kemudian jasad korban ditinggalkan pelaku di kamar mandi dan ditutupi oleh pakaian-pakaian yang ada di rumah,” jelasnya.
Setelah membunuh korban, kata Komarudin, ke esok harinya, Senin (14/2) AS pergi ke rumah orang tuanya di Bogor dan menceritakan kejadian itu ke keluarganya.
“Nah hari senin AS ketemu sama orang tuanya di Bogor. Di sanalah dia dinasihati oleh keluarga, dan pada hari selasanya AS menyerahkan diri dengan diantar oleh beberapa keluarganya kepada kita,” tutur Komarudin.
Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, dan melihat jasad korban telah membusuk di dalam kamar mandi.
Komarudin berujar, jasad korban yang sudah membusuk itu dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Tangerang untuk dilakukan autopsi.
“Kasus ini masih diselidiki lebih lanjut, dan kita juga masih menunggu hasil autopsi jasad korban,” pungkasnya.
(Idh/Fan)


