TANGERANG Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang semakin memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian melalui kerja sama strategis antara Jawara Beton dengan PT Semen Merah Putih dalam pengembangan modul rumah tahan gempa, sebagai bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas keterampilan kerja Warga Binaan, Rabu (14/01/2026). Kerja sama ini turut mendukung agenda pembangunan nasional di bidang perumahan dan mitigasi bencana yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang beserta jajaran pejabat struktural. Kehadiran pimpinan dan jajaran tersebut menjadi simbol komitmen kuat institusi dalam mendorong pembinaan kemandirian yang terstruktur, akuntabel, dan berorientasi pada produktivitas serta dampak jangka panjang.

Dalam rangka penguatan pembinaan kemandirian di lingkungan Pemasyarakatan, kerja sama yang dilaksanakan di Lapas Kelas I Tangerang tersebut merupakan momentum strategis untuk menegaskan bahwa pembinaan kemandirian berjalan adaptif terhadap perkembangan teknologi konstruksi modern serta selaras dengan arah kebijakan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pemberdayaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berperan produktif di tengah masyarakat.

Melalui Jawara Beton, Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam seluruh proses pengembangan modul RISHAM (Rumah Instan Sehat Aman), teknologi bangunan beton pracetak yang dirancang tahan gempa, efisien, dan ramah lingkungan. Modul RISHAM telah melalui berbagai tahapan pengujian teknis, termasuk uji struktur, uji material, dan ketahanan terhadap beban gempa, sehingga memenuhi persyaratan sebagai solusi hunian yang aman, berkualitas, dan aplikatif di berbagai kondisi wilayah.

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan bahwa kolaborasi dengan PT Semen Merah Putih merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian berdasarkan keterampilan kerja yang memiliki daya saing dan relevansi dengan kebutuhan industri konstruksi nasional.

“Melalui Jawara Beton, kami berkomitmen menghadirkan pembinaan kemandirian yang membekali Warga Binaan dengan keterampilan teknis, juga menghasilkan produk berkualitas, terstandar, dan bernilai tinggi. Kerja sama ini menjadi penguatan bahwa pembinaan di Lapas dapat berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *