KABUPATEN TANGERANG – Ketua Umum Paseba Tangerang Utara Imam Fachrudin menyambangi Kampung Tangguh di Desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Dalam kunjungannya pada Rabu (20/1/2021), ia berpesan Kampung Tangguh Jaya jangan hanya sekedar seremonial.
Kampung Tangguh Jaya yang berada di perumahan permata sepatan itu dibentuk oleh Forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) dan telah diresmikan Kapolres Metro Tangerang Kota pada Selasa (19/1/2021).
Imam Fahrudin mengapresiasi setinggi-tingginya dengan adanya kampung tangguh tersebut. Dia menilai hal itu sangat membantu warga, dan merupakan suatu bentuk mendukung produktifitas masyarakat dalam berbagai sektor di masa pandemi Covid-19 saat ini.
“Saya sangat apresiasi dan mendukung dibentuknya kampung tangguh. Ini merupakan bentuk refleksi dari pemimpin-pemimpin kita dan juga peduli dengan masyarakatnya. Kami dari Paseba cukup bangga,” kata Imam.
Dalam kunjungannya, Imam Fahrudin sosok murah senyum dan suka berargumentasi persoalan hukum ini berharap hal tersebut bukan sekedar seremonial saja, akan tetapi benar-benar membangun mentalitas warga agar menjadi disiplin.
“Saya berharap ini bukan hanya sekedar seremonial saja, tapi benar-benar membangun mentalitas masyarakat kita menjadi disiplin,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Sepatan Polrestro Tangerang Kota AKP I Gusti Moh Sugiarto menjelaskan, Kampung Tangguh Jaya merupakan program yang diinisiasi Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran.
“Kampung tangguh jaya didalamnya merupakan kerja kolaboratif dengan tiang pondasi kerukunan dan atapnya kebersamaan. Personilnya gabungan dari kami polsek sepatan, koramil, kecamatan, dan puskesmas sepatan, serta perangkat desa. Ada dari elemen masyarakat dan Ormas, berikut warga juga ikut membantu,” jelasnya.
Masih kata I Gusti, alasan dibentuknya Kampung Tangguh di Desa Pisangan karena kesulitan warga yang terpapar Covid-19 untuk mendapatkan berbagai kebutuhan seperti makanan dikarenakan sedang dalam masa isolasi.
“Warga yang terkena Covid ini mau mencari makan dan lain sebagainya juga susah, dia mau kemana. Itulah kenapa kita dirikan kampung tangguh ini, didirikan untuk mengatasi hal seperti itu,” tuturnya.
I Gusti berharap agar di Desa Pisangan Jaya tersebut bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain. “Apabila ada warga yang terpapar Covid belum bisa diberangkatkan ke Hotel Yasmin (tempat isolasi rujukan pemerintah) bisa dilakukan isolasi mandiri dengan cara seperti ini,” terangnya. (Dhi/Red)


