KABUPATEN TANGERANG – Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah serentak.

V Bambang Hernux S mengatakan, kegiatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tersebut berkenaan dengan rangkaian hari ulang tahun PSHT.

“Kegiatan ini adalah event yang paling berharga dan paling terbesar. Pasalnya, sebagai PSHT di dalam satu abad ini merupakan peninggalan leluhur yang sudah mendahului dan hari ini seorang warga SH Terate, mempunyai nuansa kemanusiaan yang mana pemerintah Indonesia melalui PMI sangat memerlukan darah,” ucap V. Bambang Hernux S. selaku Ketua Cabang PSHT Kabupaten Tangerang di Padepokan PSHT Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Donor darah serentak di 34 provinsi ini, dibuka secara virtual oleh Ketua Umum PMI Pusat Yusuf Kalla bersama dengan Ketua Umum Pusat PSHT, Dr. Ir Muhamad Taufik di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

“Tadi Bapak M Yusuf Kalla selaku ketua umum PMI telah menyambut baik inisisiatif dan rencana dari SH Terate. Maka itu Cabang Kabupaten Tangerang ini ikut menyemarakan 1 abad (100) PSHT, diawali hari ini dan nanti berakhir pada 1 Sebtember 2022,” tutur Bambang.

Bambang menerangkan bahwa donor darah di cabang Tangerang mencapai 650 orang membantu target pusat yaitu 10.000 pendonor se-Indonesia.

“Yang terdaftar hari ini adalah 650 orang pendonor (siswa), belum termasuk warga kami ya, untuk Kabupaten Tangerang ini sebanyak 3.000 orang,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Soma Atmaja selaku Ketua PMI Kabupaten Tangerang yang memberi apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“PSHT hari ini membuktikan hal yang sangat mulia dalam rangka satu abad SH Terate dengan menyumbangkan darah, kami menghaturkan terimakasih kepada ketua Cabang PSHT Kabupaten Tangerang dan PSHT di seluruh Indonesia yang hari ini mendonorkan darahnya,” jelas Bambang.

Bambang yang juga sebagai pengawas mutu PMI mengungkapkan bahwa PMI Kabupaten Tangerang terkendala atas menurunnya stok darah di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Kebutuhan darah di Tangerang dalam satu bulan mencapai 5.000 sampai 6.000 darah, sedangkan di masa pandemi hanya mencapai setengahnya,” jelas dia.

Ia juga berharap agar organisasi masyarakat lain dapat mencontoh apa yang dilaksanakan oleh Organisasi PSHT.

“Untuk organisasi masyarakat yang lain, inilah saatnya untuk berpartisipasi memberikan satu hal yang terbaik untuk masyarakat Tangerang,” pungkasnya.

(Arf/Fan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *