Mendagri turut mengapresiasi kelancaran pelaksanaan pengibaran bendera. Ia memuji postur ideal para petugas pengibar bendera sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di daerah tersebut.
Lebih lanjut, Mendagri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat rasa nasionalisme dan mengingat kembali beratnya perjuangan merebut kemerdekaan. Ia menekankan pentingnya meresapi nilai-nilai Pembukaan UUD 1945, mulai dari penolakan atas penjajahan, tekad kuat untuk merdeka, hingga tujuan pembentukan negara—termasuk kewajiban melindungi masyarakat dari bencana.
”Oleh karena itulah Bapak Presiden menugaskan sejumlah menteri, pimpinan lembaga, dan wakil menteri untuk hadir di tengah-tengah masyarakat pada upacara 17 Agustus, guna menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam,” tegasnya.
Upacara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manggarai Timur.
(Ard/Rdk)


