Sementara itu, Karna selaku ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pakuhaji meminta kepada agen dan penyalur KPM agar memberikan sembako setelah saldo sudah masuk ke rekening.

“Agar tepat waktunya baru bisa dilaksanakan, hal ini akan jadi bahan evaluasi kedepannya,” kata Karna saat dihubungi melalui telepon.

Hingga berita ini diturunkan, wartakan.id masih berusaha mencari keterangan kepada pendamping PKH terkait permasalahan dugaan curi start penyaluran BPNT tersebut. (Dhi/Red)

Source: wartakan.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *