Close Ads
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
92 hari
Menuju Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2024 - 2029

Advertisement


Pilkada Serentak Relatif Aman, Mendagri Apresiasi Kerja Keras Semua Pihak

News  

Mendagri, Muhammad Tito Karnavian. (dok. Puspen Kemendagri)
Advertisement

YOGYAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan pelaksanaan Pilkada Serentak di 309 daerah yang melibatkan sekitar 100 juta pemilih di seluruh Indonesia relatif aman, baik dari gangguan konvensional ataupun penularan Covid-19 pada pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Mendagri mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan Pilkada sampai saat ini dengan perencanaan dan persiapan yang sangat matang. Hal itu disampaikan Mendagri dalam Rapat Refleksi dan Proyeksi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Amarta Ballroom Hotel Melia Purosani Yogyakarta, Senin (14/12/2020).

Tito Karnavian mengatakan, persentase dari Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Covid-19 mengenai kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada saat pemungutan suara hasilnya relatif cukup baik berkisar 89-96 persen. Adapun perbandingan data lonjakan penyebaran Covid-19 di daerah yang melaksanakan Pilkada dan non-Pilkada tidak jauh berbeda. Bahkan, daerah yang melaksanakan Pilkada terjadi perubahan zonasi, yang awalnya merah menjadi oranye.

Baca juga:  Kemendagri: Camat Garda Terdepan dalam Pelayanan Publik dan Penyelenggaraan Pemerintahan

”Artinya Pilkada ada atau tidak ada pilkada bukan menjadi faktor utama untuk peningkatan penularan Covid-19, tetapi kepatuhan protokol. Apakah ada Pilkada ataukah tidak ada Pilkada tapi ada kerumunan yang lain itu bisa meningkatkan penularan Covid-19,” tuturnya.

Selain itu, Mendagri juga mengapresiasi kepada Ketua KPU RI dan seluruh jajaran atas keberlangsungan pemungutan suara yang berjalan dengan sangat tertib dengan cara melakukan terobosan-terobosan baru seperti pelaksanaan pemungutan suara dengan pengaturan jam kedatangan lewat undangan pemilih. Tak hanya itu, Mendagri juga memberi apresiasi terhadap ketegasan aparat keamanan dalam mengawal pesta demokrasi tingkat lokal tersebut.

Baca juga:  Masyarakat Baduy Terima 2.578 Dokumen Kependudukan dari Dukcapil

“Saya memberikan apresiasi kepada Ketua KPU dan jajaran KPU yang telah membuat terobosan baru ini karena dengan diatur jam seperti gaya rumah sakit, dokter, ada appointment itu membuat kerumunan tidak terjadi dan kemudian ketegasan dari aparat baik POLRI, TNI, Satpol PP, Linmas ini,” terangnya.

Advertisement

Advertisement

Scroll to Continue With Content

Advertisement