Headline:
Permohonan Maaf Atas Down-Nya Website infotangerang.co.id Karena DDoS Attack
Advertisement - Scroll to continue with content

Polres Tangsel Ringkus 11 Residivis Curanmor, Ada yang Bermodus Ngaku Anggota Polisi

Polres Tangerang Selatan menggelar konferensi pers ungkap kasus curanmor. (Dok. infotangerang.co.id)

TANGERANG SELATAN – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di sejumlah titik di kawasan Tangsel dan Kabupaten Tangerang.

Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu menerangkan dari sembilan laporan yang masuk terdiri dari kasus pencurian dan begal motor yang berada di Kota Tangsel.

“Dalam penyelidikannya, 11 pelaku curanmor berhasil digiring ke Mapolres Tangsel. Dan sebagian mereka adalah pemain lama yang merupakan residivis dengan perkara serupa,” kata Sarly saat menggelar konferensi pers di Polres Tangerang Selatan, Senin (18/7/2022).

Dalam aksinya, kata Sarly, para tersangka menggunakan kunci T dan memakai berbagai modus untuk mendapatkan targetnya dan secara diam-diam juga mereka melakukan penodongan dengan sajam, dan ada juga yang bermodus mengaku anggota polisi.

”Kami mengamankan 11 tersangka tersebut dari sembilan laporan polisi (LP) yang kejadiannya di Pamulang, Curug, Serpong, dan Pagedangan,” terangnya.

Baca juga:  Ribut di Cluster Maxwel Summarecon, Wartawan Dikeroyok dan Diusir, Polisi Tangkap 7 Orang

Dari 11 tersangka itu sebagian mereka adalah mantan residivis dan pemain lama. Sarly Sollu mengungkapkan terlihat pelaku sudah sangat lihai dalam melakukan aksinya, dan pelaku juga menggunakan peralatan yang cukup modern.

“Dalam rangkaian kasus curanmor ini, secara terperinci terjadi di wilayah Serpong, Tangsel terjadi pada Selasa (12/7) dimana para pelaku sebanyak tiga orang, yakni S (30), RHL (40), dan W (22). Kemudian di kawasan Pamulang, kasus curanmor dilakukan oleh tersangka AD (32), RM (32), AN (29), SD (40), dan CD (40),” ujarnya.

Sarly menjelaskan, sepanjang bulan Juni 2022, pencurian dilakukan sebanyak enam titik di Kecamatan Pamulang. Polisi juga mengungkap kasus curanmor di Kabupaten Tangerang yang masih termasuk wilayah hukum Polres Tangerang Selatan.

Curanmor di daerah Curug dieksekusi oleh tersangka S (24) dan I masuk daftar pengejaran (DPO). Lalu di daerah Pagedangan ditangkap 2 pelaku ANS (40) dan ASS (36). Dari belasan tersangka curanmor tersebut terdiri dari pelaku utama yang melakukan sekaligus penadah.

Baca juga:  Ditinggal Bikin Kue Selama 30 Menit, Sepeda Motor Warga Periuk Raib Digondol Maling

“Pengungkapan ini sebagai kumpulan kasus curanmor sejak satu bulan ke belakang. Dalam keterangan, mereka tak miliki pekerjaan yang tetap sehingga mencuri jadi sumber nafkah,” ucap Sarly.

Barang bukti yang berhasil diamankan, yakni 5 unit sepeda motor, sajam jenis golok dan senpi jenis soft gun yang dipakai untuk mengancam korban.

“Para pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP, 363 KUHP, dan 480 KUHP dengan ancaman hukuman Pasal 365 selama 15 tahun, 363 selama sembilan tahun, dan Pasal 480 tentang penadahan dengan ancaman hukuman maksimalnya 15 tahun penjara,” pungkasnya.

(Gln/Red)