“Evaluasi penerapan tata kelola SPK sebagai media untuk membangun awareness dan peningkatan pemahaman SPK, implementasi Good Regulatory Practices, mengetahui kekuatan dan area for improvement dalam implementasi tata kelola SPK. Hasil evaluasi menjadi bahan sinergi, pemetaan prioritas dan perbaikan berkelanjutan antara Badan Standardisasi Nasional, organisasi pemerintah, dan stakeholder terkait dalam perumusan kebijakan dan pelaksanaan kegiatan SPK,” jelasnya.

Ada sembilan organisasi pemerintah pusat dan sebelas daerah yang menerima penghargaan ini, yaitu Provinsi Riau, Provinsi Lampung, Provinsi Bali, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi D.I. Yogyakarta, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Barat, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Purbalingga.

Adapun Bulan Mutu Nasional 2023 kali ini mengangkat tema “Standardisasi untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan”. Tujuan besarnya agar standardisasi dan penilaian kesesuaian dapat memberikan kontribusi mewujudkan pembangunan yang dapat diwariskan dan diteruskan oleh generasi penerus bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045.

Berbagai kegiatan dalam rangkaian Bulan Mutu Nasional 2023 di antaranya Seminar Nasional, Konferensi Mutu, Lokakarya UMKM, Pameran Produk ber-SNI (SNI Expo), Talkshow, Electric Vehicle (EV) Touring, dan puncaknya adalah Penganugerahan SNI Award dan Penghargaan Indeks Maturitas Tata Kelola SPK Tahun 2023 kepada Organisasi Pemerintah Pusat dan Daerah.

Follow Berita infotangerang.co.id di Google News

(Jhn/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *