KABUPATEN TANGERANG – Pengerjaan proyek saluran dari beton bertulang dengan bentuk penampang huruf U atau biasa disebut U-Ditch di RT 02/05 Kelurahan Suka Bakti diduga janggal dan tidak sesuai spesifikasi dan standar kualitas.

Pasalnya, U-Ditch yang terpasang itu lebih tinggi dari badan jalan sehingga dapat mengakibatkan tidak mengalirnya air.

Yani, selaku pelaksana proyek U-Ditch tersebut saat di konfirmasi melalui telepon seluler dirinya berbelit-belit saat di tanya oleh awak media terkait pemasangan U-Ditch yang tidak sesuai spek, “Kenapa emang, iya kenapa?” Ujarnya, Jumat (07/05/2021).

Pada saat ditanya tentang papan Proyek dan terkait siapa yang mengerjakan proyek tersebut beliau enggan menjawab, “Tanyakan aja kang ke pengawasnya PT nya apa CV nya apa, Pusing saya” singkatnya.

Sementara itu, Helmi selaku ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Suka Bakti dirinya menyoroti pengerjaan U-Ditch yang melintang di tengah jalan tersebut.

“Saya juga bingung sebenarnya ini U-ditch apa polisi tidur? Pemasanganya itu terlalu tinggi yang akhirnya titik rendah di sini dan disana akan menjadi genangan air. Kalau kita lihat posisinya jika seperti itu kurang baik, karena posisi U-Ditch terlalu tinggi dari jalan, seharusnya itu digali sehingga u-ditch tersebut bisa sama rata dengan jalan” ujarnya.

“Sekiranya ada gorong-gorong yang bermanfaat itu gak masalah, hanya saja harusnya posisinya dibawah mengikuti jalan yang sudah ada tidak nanjak begini, bagaimana kalau nantinya ada genangan air sementara disitu ada Mushola. saya pikir mohonlah kiranya supaya pihak terkait dan terutama yang melakukan pembangunan ini untuk dikaji ulang. Dampak kedepanya debit air disini akan lebih besar dan nantinya mungkin akan menjadi genangan air, karena air yang berada di jalan itu tidak bisa melewati U-ditch yang melintang tersebut, dan kenapa U-Ditch itu harus dibelokan kenapa tidak diluruskan saja” ujarnya.

Helmi sangat menyayangkan terkait proyek tersebut, dirinya selaku ketua LPMK meminta U-Ditch tersebut dibongkar lalu di rapihkan kembali.

“Harapan saya U-Ditch ini supaya dibongkar dan untuk dirapikan kembali, karena tujuan pembangunan kan dirapikan dari hulu ke hilir” tutupnya.

Pantauan infotangerang.co.id dilokasi tidak nampak adanya papan nama proyek dan pemasangan U-Ditch lebih tinggi dengan jalan ditambah adanya U-Ditch yang melintang seperti polisi tidur. (Fan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *