JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan dukungan untuk Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024 melalui pelaksanaan kegiatan “Road to JMFW” yang digelar dari Maret sampai September 2023.

Acara Jakarta Muslim Fashion Week diprakarsai oleh Kementerian Perdagangan dan KADIN dengan tujuan untuk mempromosikan produk fesyen muslim/modest asal Indonesia serta meningkatkan daya saing dalam kancah internasional.

“Ini adalah inisiasi dari Kemendag dan KADIN, dan kami sangat mendukung karena ini ikut mempromosikan subsektor ekonomi kreatif yaitu produk fesyen muslim/modest Indonesia agar lebih berdaya saing dan lebih eksis di pasar internasional,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno dikutip infotangerang.co.id dari channel Youtube Kemenparekraf, Selasa (28/3/2023).

Di kesempatan yang sama, M. Neil El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif mengungkapkan bahwa Kemenparekraf akan berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan Road to JMFW.

“Kemenparekraf berkontribusi dalam hal penyelenggaraan roadshow, seminar dan kurasi, serta inkubasi di dua kota yaitu di Bandung dan Lombok. Jadi kita membantu seminar dan kurasi, serta inkubasi untuk peserta yang nantinya akan dihadirkan di JMFW 2024 pada bulan Oktober 2023,” ucap Neil.

Direktur Jenderal Pengembang Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi menyebut potensi ekspor fesyen modest Indonesia sangat besar. Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, nilai ekspor gaun muslim Indonesia mencapai 15 miliar dollar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *