”Kami sangat bersyukur kejadiannya dini hari saat tidak ada aktivitas belajar mengajar, sehingga tidak ada anak-anak maupun guru yang menjadi korban. Saat ini kerugian hanya berupa kerusakan material pada pagar sekolah dan warung di depan. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Pascakejadian, Dinas Sosial dan instansi terkait bersama warga setempat langsung turun tangan. Proses evakuasi batang dan dahan pohon yang menimpa bangunan dilakukan secara gotong-royong menggunakan gergaji mesin agar area tersebut kembali aman dan dapat dilintasi.
(Feb/rdk)


