5. Buah Beri: Antioksidan dalam blueberry atau stroberi berfungsi melindungi sel otak dari radikal bebas sekaligus meningkatkan komunikasi antar sel saraf.

6. Kacang dan Biji-bijian: Mengandung vitamin E dan lemak sehat yang menjaga kesehatan sistem saraf jangka panjang.

Waspadai Efek Gula Berlebih pada Konsentrasi

Selain mencukupi nutrisi penting, dr. Arifin mengingatkan para orang tua untuk membatasi konsumsi makanan olahan serta minuman beroksigen atau tinggi gula pada anak. Asupan gula berlebih dinilai dapat mengganggu kestabilan emosi dan fokus anak.

“Makanan tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan energi sesaat (sugar rush), namun setelah itu anak akan lebih cepat lelah (sugar crash) sehingga memengaruhi konsentrasi maupun suasana hati,” jelasnya.

Imbauan tersebut sejalan dengan panduan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyarankan pembatasan gula tambahan demi menjaga kesehatan fisik dan mental anak.

Ia menambahkan, kombinasi antara pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik teratur, serta istirahat yang cukup merupakan kunci utama dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Orang tua juga dianjurkan berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk menentukan kebutuhan gizi yang sesuai dengan tingkatan usia anak.

(Mad/Rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *