KABUPATEN TANGERANG – Jajaran Kepolisian Sektor Teluknaga (Polsek Teluknaga) terus berupaya melakukan pencarian seorang nelayan yang mengalami kecelakaan laut di perairan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Didin (33) adalah salah satu korban yang belum ditemukan hingga saat ini.

Kapolsek Teluknaga AKP Dodi Abdul Rohim mengatakan, ini adalah hari kedua pencarian korban kecelakaan laut. Jajaran Polsek Teluknaga bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari kantor pencarian dan pertolongan Jakarta, Pos TNI AL Tanjung Pasir, Damkar Kosambi, Damkar Pakuhaji, jajaran dari Kecamatan Teluknaga, Pol PP Teluknaga, PMI Kecamatan Teluknaga, Pramuka Peduli, Kedoya Rescue, Tangerang Rescue, Nelayan, dan masyarakat setempat hari ini melakukan pencarian korban nelayan bernama Didin.

“Kami jajaran dari Polsek Teluknaga, saya selaku Kapolsek, ada Kanit juga dan anggota lain di hari kedua ini terus melakukan pencarian seorang nelayan bernama Didin dengan menggunakan perahu ke lokasi kejadian dan memperluas area pencarian korban. Tadi juga ada sedikit tradisi dari keluarga korban, kepercayaan disini Tanjung Pasir yang dibawa kelaut,” tuturnya.

“Untuk tim SAR memang ada batas waktu, satu minggu. Untuk kami jajaran Polsek Teluknaga akan terus berupaya melanjutkan pencarian korban lebih dari satu minggu, kami berharap bisa lekas diketemukan,” kata Kapolsek Teluknaga AKP Dodi.

Sementara itu, Sabiih orang tua korban berharap Didin dapat segera ditemukan. “Saya minta doanya agar Didin bisa ketemu. Tadi udah minta bantu doa juga sama ustadz disini juga, mudah-mudahan hari ini dapat ketemu,” ujarnya.

Diberitakan infotangerang.co.id, diketahui pada Kamis (11/11/2020) telah terjadi kecelakaan laut sekitar pukul 22.00 WIB kapal nelayan berawak 3 orang tersebut melakukan aktifitas mencari ikan di perairan Tanjung Pasir.

Namun naas, jaring ikan tiba-tiba tersangkut dan pada saat itulah korban ikut terjatuh ke laut. Kemudian dua orang awak kapal itu berupaya menolong hingga menyebabkan kondisi kapal tidak stabil dan akhirnya terbalik.

Kabar duka pun datang pada Kamis (12/11/2020) sekitar pukul 03.00 WIB Tarman (60) dan Masjuk (70) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh nelayan di perairan Tanjung Pasir. Namun korban atas nama Didin (33) hingga saat ini masih dalam pencarian. (Arf/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *