“Kita rutin lakukan kontrol. Dua hari terakhir ini yang dikerjakan yaitu menggali septic tank, membuat pondasi dapur, dan memasang herbel. Mudah-mudahan hari Kamis 25 November 2021 diharapkan sudah dapat menaikkan baja ringan untuk atap,” jelasnya.
“Saat ini progres pembangunan bedah rumah Ibu Sariah sudah mencapai 70 persen. Semoga dengan kerja keras serta kebersamaan TNI-Polri dan instansi terkait serta warga setempat dapat membantu mempercepat pekerjaan bedah rumah layak huni ini,” tambahnya.
Sementara itu, Romo Felix Supranto, Pastor Gereja Katolik Santa Odilia, sekaligus selaku penggagas kegiatan bedah rumah layak huni mengaku bangga atas sinergitas tiga pilar tersebut.
“Rasa bangga atas kebersamaan yang dibangun atas sinergitas tiga pilar bersama elemen masyarakat toga dan tomas (tokoh agama dan tokoh masyarakat) yang bahu membahu membangun rumah Ibu Sariah. Kami akan terus mengawal dan membantu pembangunan ini hingga selesai,” pungkasnya. (Arf/Red)


