Dalam sudut pandang kacamata seorang lawyer sekaligus pengusaha menjelaskan, dengan adanya virus covid-19 banyak hal yg dirugikan dari sisi bisnis tentunya sangat dirasakan oleh masyarakat luas umumnya, termasuk aku pun sekarang lagi garap film layar lebar sontak harus berhenti total padahal film yang kami buat ini rencana akan ditayang di tahun ini.
karena sebaran virus corona semakin hari terus meningkat dan berbahaya. Di Indonesia, per-29 Maret, terdapat 1.285 kasus (data 30 Provinsi). Ada 64 orang yang sembuh, sementara 114 meninggal.
Virus corona tidak lagi disebut wabah, tapi Pandemi karena cakupan sebarannya yang mendunia. Infeksi virus ini tidak memandang negara, status sosial dan kondisi fisik.
“Walau pun profesi saya bukan seorang dokter, namun saya ingin mencoba menjernihkan situasi ini dari sisi hukum dan demokrasi sembari berbagi pemikiran guna pemulihan Republik yang muram dilanda wabah saat ini,” ujar Mr. Dedy Dj sang Lawyer. (Red)


