“Jadi 2 kelompok itu akan bergabung untuk melakukan tawuran dengan menyerang kelompok lain di Cikupa,” ungkap Sigit.
Sigit menyesalkan adanya peristiwa tersebut. Pasalnya, dari 15 remaja yang diamankan semuanya masih berstatus pelajar. Bahkan beberapa di antaranya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Saat ini masih kami amankan dan lakukan pendataan. Kami akan panggil orang tua mereka, dan juga melakukan pembinaan dengan wajib lapor dan pembinaan wawasan kebangsaan setiap akhir pekan. Yang membawa senjata tajam akan dilakukan proses sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
(Rdk)
Simak video detik-detik penangkapan pelaku pembunuhan bos ayam di Bekasi:



