NASIONAL – Aksi heroik seorang anak di Aceh Timur, Rangga (9) yang berusaha menyelamatkan ibunya dari pemerkosaan itu menarik perhatian ulama kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk membuat puisi dari peristiwa itu.

Diketahui bahwa Rangga berusaha menyelamatkan ibunya saat akan diperkosa seorang residivis pada Jumat 9 Oktober 2020 malam. Namun, pelaku SA (36) membacok Rangga dengan parang. Ibunya sempat meminta Rangga untuk lari menyelamatkan diri. Namun, putranya menolak dan tetap melawan pelaku demi menyelamatkan ibunda tercinta.

Karena luka bacok itulah Rangga menghembuskan nafas terakhirnya. Jenazah Rangga yang ditemukan di sungai telah dimakamkan di TPU Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, pada Minggu (11/10/2020) malam. Pelaku pun sudah diamankan Polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berikut isi postingan UAS di peristiwa Rangga
Rasulullah SAW bersabda:

Siapa yang terbunuh karena membela keluarganya, maka ia mati syahid” (HR. at Tirmidzi).

Ananda Rangga
Dengan perbuatanmu engkau telah mengajarkan pada anak bangsa ini tentang arti menjaga kehormatan, walau mesti dibayar dengan nyawa.
Engkau hadap Allah tanpa dosa, karena belum aqil baligh.

Engkau mulia dengan derajat syahid
Syahid berarti disaksikan, karena seluruh malaikat menyambut ruhmu.
Syahid berarti menyaksikan, karena engkau telah menyaksikan tempatmu di surga sebelum kematian tiba.

Engkau merasakan sakaratulmaut hanya seperti cubitan lembut pada kulit yang halus.
Engkau terbebas dari azab kubur dan hisab.
Ruhmu berada di paruh burung-burung berwarna hijau terbang kian kemari di dalam surga.

Bila engkau diberi Allah kuasa untuk memberi syafaat, berikanlah sebagiannya untuk hamba Allah yang hina.

Tulis UAS dilihat infotangerang.co.id, Sabtu (17/10/2020). (Arf/Red)

Source: @ustadzabdulsomad_official

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *