Arh P Sihotang juga menekankan tentang pentingnya nilai-nilai kejuangan TNI yang tetap harus selalu melekat pada diri keluarga besar TNI, terutama generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ataupun media sosial. Peralatan yang semakin canggih menimbulkan berita-berita bohong (hoaks) sehingga akan memecah belah persatuan dan kesatuan yang selama ini tercipta di wilayah masing-masing,” jelasnya.
Selain itu, penyampaian materi mitigasi bencana alam, Arh P Sihotang menekankan bahwa kewajiban kita sebagai warga negara adalah ikut menjaga kehidupan sosial masyarakat yang harmonis, ikut memelihara keseimbangan, keserasian dan kelestarian fungsi lingkungan hidup, ikut aktif dalam kegiatan penanggulangan bencana, memberikan informasi yang benar kepada publik tentang bencana alam.
Untuk penyampaian materi bela negara, Kapten Inf M. Ridwan Idrus Danramil 07/Krs menjelaskan bahwa nilai yang terdapat dalam bela negara meliputi cinta tanah air, memiliki kemampuan awal untuk nela negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, sadar berbangsa dan bernegara, serta yakin kepada Pancasila sebagai ideologi negara.
“Para peserta harus mewaspadai faktor-faktor yang dapat mendegradasi bela negara bagi warga negara. Perilaku menyimpang antara lain narkoba, seks bebas, tawuran, perkumpulan negatif, gaya hidup hura-hura, dan kriminalitas,” imbuhnya. (Arf/Red)
Source: Pendim 0510/Trs.


