Anak-anak usia di bawah 9 bulan memiliki faktor risiko yang cukup tinggi terkena virus campak, ini lantaran imunisasi yang direkomendasikan kepada anak adalah anak yang telah memasuki usia 9 bulan.

“Status imunisasi yang tidak lengkap juga berisiko pada anak terkena virus campak, dan juga pada anak yang tidak melakukan imunisasi ulangan,” ujarnya.

Selain imunisasi, bayi-bayi yang memiliki kurang atau lebih nutrisi turut mengundang risiko terpapar virus campak. Untuk itu bagi orang tua disarankan segera membawa anak ke dokter jika mengalami demam tinggi selama lebih dari 3 hari dan keluar ruam.

“Untuk mencegahnya anak harus dilengkapi imunisasinya dan melakukan pengulangan imunisasi pada waktunya. Dan jika ada anak yang terkena di lingkungan sekitar baiknya dilakukan isolasi agar tidak menyebar kepada anak-anak yang lain,” saran dr Dinar.

Follow Video INFO TANGERANG dan Berita infotangerang.co.id di Google News

(Mad/Rdk)

Tips cara mengatasi sakit diare:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *